Berhasil mengatasi masalah akan mengantarkan kita
pada posisi yang bagus untuk mengatasi masalah berikutnya.
Kesuksesan kita akan menjadi bekal yang sangat baik untuk mencapai kesuksesan2 berikutnya.
Orang yang kaya menjadi lebih kaya bukan karena
harta yang dimilikinya, namun karena arah yang
benar dalam usaha dan kehidupannya;
tindakan yang benar dalam langkah-langkahnya,
sehingga kesuksesan itu akan muncul ber-ulang2!
Kalau dalam kehidupan, kita melihat yang kaya makin kaya,
yang miskin makin miskin. Memang itu yang terjadi.
Sekarang lihatlah kehidupan kita. Apakah kita makin kaya
atau makin miskin? Jika kita makin miskin, maka segeralah berbalik arah.
Kita pasti melakukan kesalahan yang mungkin tidak kita sadari. Jika kita
tetap menjalani apa yang kita lakukan sekarang ini, maka kemungkinan
kita akan semakin terpuruk. Namun jika kita merasa makin kaya, maka
melangkahlah makin cepat. Berlarilah! Karena arah Kita sudah benar.
Jika kita cenderung mengalami kemerosotan
dalam taraf kehidupan, maka saatnya sekarang
berbalik arah! Ubah arah kita karena itu tidak bisa ditawar-tawar lagi.
Kita telah melakukan kesalahan!
Sekaranglah saatnya KITA berubah! Kemalasan kita
ubah menjadi ketekunan. Kesombongan kita harus
diubah menjadi keramahan. Kesederhanaan kita dalam
berpikir harus kita ubah dengan kreativitas
yang genius. Kelalain Kita harus kita ubah dengan
kewaspadaan yang tajam. Waktu kita harus diisi
penuh dengan aktivitas, detik demi detik.
Pikiran negatif kita harus diubah dengan pikiran positif.
Apakah mudah? Jangan bertanya lagi! Begitu kita ingat
maka lakukan perubahan itu, terus menerus, hingga kita
tidak akan merasakan itu, dan kita sudah berbalik arah.
Ya, sekaranglah saatnya kita banting setir!
Rasakan perubahan itu. Bila kehidupan kita sudah
mulai membaik, maka semangati untuk melakukan lebih
kencang, bergerak lebih cepat, berpikir lebih taktis
dan lakukan terus hal-hal baik yang sudah membuat
kehidupan kita menuju arah yang benar.
Ingat! Orang yang kaya semakin kaya, bukan karena dia
memiliki harta lebih banyak, namun karena dia sudah
berada diarah yang benar. Kesuksesan yang dia capai
telah membuat efek domino untuk kesuksesan berikutnya!
Sumber :
Efek Domino Kesuksesan
(disadur dari Buku: Time To Change Hari Subagya)
Hati yang tenang adalah hati yang selalu mengingatNya Jiwa kuat adalah jiwa yang penuh dengan keimanan
Monday, 31 October 2011
Berpikir untuk menang
Seekor kelinci sedang duduk santai di tepi pantai.
Tiba tiba datang seekor rubah jantan besar yang hendak memangsanya. Lalu kelinci itu berkata : "Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam lubang kelinci. Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang."
Sang Rubah jantan merasa tertantang, "Dimanapun jadi, Masa sih kelinci bisa menang melawan aku ?"
Merekapun masuk ke dalam sarang kelinci. Sepuluh menit kemudian sang kelinci keluar sambil menggenggam Setangkai paha rubah dan melahapnya dengan nikmat.
Sang Kelinci kembali bersantai, sambil memakai kaca mata hitam dan topi pantai.
Tiba tiba datang se-ekor serigala besar yang hendak memangsanya. Lalu kelinci berkata : "Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam lubang kelinci. Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang."
Sang serigala merasa tertantang, " Dimanapun jadi, Masa sih kelinci bisa menang melawan aku ?"
Merekapun masuk ke dalam sarang kelinci. Lima belas menit kemudian sang kelinci keluar sambil menggenggam Setangkai paha serigala dan melahapnya dengan nikmat.
Sang kelinci kembali bersantai, Sambil memasang payung pantai dan merebahkan diri diatas pasir.
Tiba tiba datang se-ekor beruang besar yang hendak memangsanya. Lalu kelinci berkata :" Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam lubang kelinci. Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang."
Sang Beruang merasa tertantang, " Dimanapun jadi, Masa sih kelinci bisa menang melawan aku ?"
Merekapun masuk ke dalam sarang kelinci. Tiga puluh menit kemudian sang kelinci keluar sambil menggenggam setangkai paha Beruang dan melahapnya dengan nikmat.
Pohon kelapa melambai lambai. Lembayung senja sudah tiba, habis sudah waktu bersantai.
Sang Kelinci melongok kedalam lubang kelinci, sambil melambai "Hai, keluar, sudah sore, besok kita teruskan !!"
Keluarlah se-ekor harimau dari lubang itu, sangat besar badannya. Sambil menguap Harimau berkata "Kerjasama kita sukses hari ini, kita makan kenyang dan saya tidak perlu berlari mengejar kencang."
(Winner selalu berpikir mengenai kerja sama, sementara Looser selalu berpikir bagaimana menjadi tokoh yang paling berjaya.)
Tiba tiba datang seekor rubah jantan besar yang hendak memangsanya. Lalu kelinci itu berkata : "Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam lubang kelinci. Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang."
Sang Rubah jantan merasa tertantang, "Dimanapun jadi, Masa sih kelinci bisa menang melawan aku ?"
Merekapun masuk ke dalam sarang kelinci. Sepuluh menit kemudian sang kelinci keluar sambil menggenggam Setangkai paha rubah dan melahapnya dengan nikmat.
Sang Kelinci kembali bersantai, sambil memakai kaca mata hitam dan topi pantai.
Tiba tiba datang se-ekor serigala besar yang hendak memangsanya. Lalu kelinci berkata : "Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam lubang kelinci. Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang."
Sang serigala merasa tertantang, " Dimanapun jadi, Masa sih kelinci bisa menang melawan aku ?"
Merekapun masuk ke dalam sarang kelinci. Lima belas menit kemudian sang kelinci keluar sambil menggenggam Setangkai paha serigala dan melahapnya dengan nikmat.
Sang kelinci kembali bersantai, Sambil memasang payung pantai dan merebahkan diri diatas pasir.
Tiba tiba datang se-ekor beruang besar yang hendak memangsanya. Lalu kelinci berkata :" Kalau memang kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam lubang kelinci. Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang."
Sang Beruang merasa tertantang, " Dimanapun jadi, Masa sih kelinci bisa menang melawan aku ?"
Merekapun masuk ke dalam sarang kelinci. Tiga puluh menit kemudian sang kelinci keluar sambil menggenggam setangkai paha Beruang dan melahapnya dengan nikmat.
Pohon kelapa melambai lambai. Lembayung senja sudah tiba, habis sudah waktu bersantai.
Sang Kelinci melongok kedalam lubang kelinci, sambil melambai "Hai, keluar, sudah sore, besok kita teruskan !!"
Keluarlah se-ekor harimau dari lubang itu, sangat besar badannya. Sambil menguap Harimau berkata "Kerjasama kita sukses hari ini, kita makan kenyang dan saya tidak perlu berlari mengejar kencang."
(Winner selalu berpikir mengenai kerja sama, sementara Looser selalu berpikir bagaimana menjadi tokoh yang paling berjaya.)
Thursday, 20 October 2011
Agenda Harian
Semoga kita senantiasa terpacu untuk mengukir prestasi amal yang akan memperberat timbangan kebaikan di yaumil akhir, berikut rangkaian yang bisa dilakukan
1. Agenda pada sepertiga malam akhir
a. Menunaikan shalat tahajjud dengan memanjangkan waktu pada saat ruku’ dan sujud di dalamnya,
b. Menunaikan shalat witir
c. Duduk untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah hingga azan subuh
Rasulullah saw bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ
“Sesungguhnya Allah SWT selalu turun pada setiap malam menuju langit dunia saat 1/3 malam terakhir, dan Dia berkata: “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, dan barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku berikan, dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni”. (HR. Bukhari Muslim)
2. Agenda Setelah Terbit Fajar
a. Menjawab seruan azan untuk shalat subuh
” الَّلهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ “
“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, shalat yang telah dikumandangkan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan karunia, dan bangkitkanlah dia pada tempat yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan. (Ditashih oleh Al-Albani)
b. Menunaikan shalat sunnah fajar di rumah dua rakaat
Rasulullah saw bersabda:
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا
“Dua rakaat sunnah fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya”. (Muslim)
وَ قَدْ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِي رَكْعَتَي الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُوْنَ وَقُلْ هُوَ اللهُ أَحَدَ
“Nabi saw pada dua rakaat sunnah fajar membaca surat “Qul ya ayyuhal kafirun” dan “Qul huwallahu ahad”.
c. Menunaikan shalat subuh berjamaah di masjid –khususnya- bagi laki-laki.
Rasulullah saw bersabda:
وَلَوْ يَعْلَمُوْنَ مَا فِي الْعَتْمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا
“Sekiranya manusia tahu apa yang ada dalam kegelapan dan subuh maka mereka akan mendatanginya walau dalam keadaan tergopoh-gopoh” (Muttafaqun alaih)
بَشِّرِ الْمَشَّائِيْنَ فِي الظّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Berikanlah kabar gembira kepada para pejalan di kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat”. (Tirmidzi dan ibnu Majah)
d. Menyibukkan diri dengan doa, dzikir atau tilawah Al-Quran hingga waktu iqamat shalat
Rasulullah saw bersabda:
الدُّعَاءُ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ
“Doa antara adzan dan iqamat tidak akan ditolak” (Ahmad dan Tirmidzi dan Abu Daud)
e. Duduk di masjid bagi laki-laki /mushalla bagi wanita untuk berdzikir dan membaca dzikir waktu pagi
Dalam hadits nabi disebutkan:
كَانَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إَذَا صَلَّى الْفَجْرَ تَرَبَّعَ فِي مَجْلِسِهِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ الْحَسَنَاءُ
” Nabi saw jika selesai shalat fajar duduk di tempat duduknya hingga terbit matahari yang ke kuning-kuningan”. (Muslim)
Agenda prioritas
Membaca Al-Quran.
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya waktu fajar itu disaksikan (malaikat). (Al-Isra : 78) Dan memiliki komitmen sesuai kemampuannya untuk selalu:
- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali
- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali
- Bagi yang mampu menambah lebih banyak dari itu semua, maka akan menuai kebaikan berlimpah insya Allah.
3. Menunaikan shalat Dhuha walau hanya dua rakaat
Rasulullah saw bersabda:
يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى
“Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib dikeluarkan sedekahnya, setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah sedekah, menolong orang dengan membantunya menaiki kendaraan atau mengangkat kan barang ke atas kendaraannya adalah sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, tiap-tiap langkahmu untuk mengerjakan shalat adalah sedekah, dan membersihkan rintangan dari jalan adalah sedekah”. (Bukhari dan Muslim)
4. Berangkat kerja atau belajar dengan berharap karena Allah
Rasulullah saw bersabda:
مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمِلِ يَدِهِ، وَكَانَ دَاوُدُ لا يَأْكُلُ إِلا مِنْ عَمِلِ يَدِهِ
“Tidaklah seseorang memakan makanan, lebih baik dari yang didapat oleh tangannya sendiri, dan bahwa nabi Daud makan dari hasil tangannya sendiri”. (Bukhari)
Dalam hadits lainnya nabi juga bersabda:
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang berjalan dalam rangka mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga”. (Muslim)
d. Menyibukkan diri dengan dzikir sepanjang hari
Allah berfirman :
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ketahuilah dengan berdzikir kepada Allah maka hati akan menjadi tenang” (Ra’ad : 28)
Rasulullah saw bersabda:
أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللهَ أَنْ تَمُوْتَ ولسانُك رَطْبٌ من ذِكْرِ الله
“Sebaik-baik perbuatan kepada Allah adalah saat engkau mati sementara lidahmu basah dari berdzikir kepada Allah” (Thabrani dan Ibnu Hibban) .
5. Agenda saat shalat Zhuhur
a. Menjawab azan untuk shalat Zhuhur, lalu menunaikan shalat Zhuhur berjamaah di Masjid khususnya bagi laki-laki
b. Menunaikan sunnah rawatib sebelum Zhuhur 4 rakaat dan 2 rakaat setelah Zhuhur
Rasulullah saw bersabda:
مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang shalat 12 rakaat pada siang dan malam hari maka Allah akan membangunkan baginya dengannya rumah di surga”. (Muslim).
6. Agenda saat dan setelah shalat Ashar
a. Menjawab azan untuk shalat Ashar, kemudian dilanjutkan dengan menunaikan shalat Ashar secara berjamaah di masjid
b. Mendengarkan nasihat di masjid (jika ada)
Rasulullah saw bersabda:
مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ
“Barangsiapa yang pergi ke masjid tidak menginginkan yang lain kecuali belajar kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya ganjaran haji secara sempurna”. (Thabrani – hasan shahih)
c. Istirahat sejenak dengan niat yang karena Allah
Rasulullah saw bersabda:
وَإِنَّ لِبَدَنِكَ عَلَيْكَ حَقٌّ
“Sesungguhnya bagi setiap tubuh atasmu ada haknya”.
Agenda prioritas:
Membaca Al-Quran dan berkomitmen semampunya untuk:
- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali
- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali
- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan, maka akan menuai kebaikan yang berlimpah insya Allah.
7. Agenda sebelum Maghrib
a. Memperhatikan urusan rumah tangga – melakukan mudzakarah – Menghafal Al-Quran
b. Mendengarkan ceramah, nasihat, khutbah, untaian hikmah atau dakwah melalui media
c. Menyibukkan diri dengan doa
Rasulullah saw bersabda:
الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ
“Doa adalah ibadah”
8. Agenda setelah terbenam matahari
a. Menjawab azan untuk shalat Maghrib
b. Menunaikan shalat Maghrib secara berjamaah di masjid (khususnya bagi laki-laki)
c. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Maghrib – 2 rakaat
d. Membaca dzikir sore
e. Mempersiapkan diri untuk shalat Isya lalu melangkahkan kaki menuju masjid
Rasulullah saw bersabda:
مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً
“Barangsiapa yang bersuci/berwudhu kemudian berjalan menuju salah satu dari rumah-rumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban dari kewajiban Allah, maka langkah-langkahnya akan menggugurkan kesalahan dan yang lainnya mengangkat derajatnya”. (Muslim)
9. Agenda pada waktu shalat Isya
a. Menjawab azan untuk shalat Isya kemudian menunaikan shalat Isya secara jamaah di masjid
b. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Isya – 2 rakaat
c. Duduk bersama keluarga/melakukan silaturahim
d. Mendengarkan ceramah, nasihat dan untaian hikmah di Masjid
e. Dakwah melalui media atau lainnya
f. Melakukan mudzakarah
g. Menghafal Al-Quran
Agenda prioritas
Membaca Al-Quran dengan berkomitmen sesuai dengan kemampuannya untuk:
- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali
- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali
- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan bacaan maka telah menuai kebaikan berlimpah insya Allah.
Apa yang kita jelaskan di sini merupakan contoh, sehingga tidak harus sama persis dengan yang kami sampaikan, kondisional tergantung masing-masing individu. Semoga ikhtiar ini bisa memandu kita untuk optimalisasi ibadah insya Allah. Allahu a’lam
copas : http://pembinaanpribadi.blogspot.com
1. Agenda pada sepertiga malam akhir
a. Menunaikan shalat tahajjud dengan memanjangkan waktu pada saat ruku’ dan sujud di dalamnya,
b. Menunaikan shalat witir
c. Duduk untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah hingga azan subuh
Rasulullah saw bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ
“Sesungguhnya Allah SWT selalu turun pada setiap malam menuju langit dunia saat 1/3 malam terakhir, dan Dia berkata: “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, dan barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku berikan, dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni”. (HR. Bukhari Muslim)
2. Agenda Setelah Terbit Fajar
a. Menjawab seruan azan untuk shalat subuh
” الَّلهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ “
“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, shalat yang telah dikumandangkan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan karunia, dan bangkitkanlah dia pada tempat yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan. (Ditashih oleh Al-Albani)
b. Menunaikan shalat sunnah fajar di rumah dua rakaat
Rasulullah saw bersabda:
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا
“Dua rakaat sunnah fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya”. (Muslim)
وَ قَدْ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِي رَكْعَتَي الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُوْنَ وَقُلْ هُوَ اللهُ أَحَدَ
“Nabi saw pada dua rakaat sunnah fajar membaca surat “Qul ya ayyuhal kafirun” dan “Qul huwallahu ahad”.
c. Menunaikan shalat subuh berjamaah di masjid –khususnya- bagi laki-laki.
Rasulullah saw bersabda:
وَلَوْ يَعْلَمُوْنَ مَا فِي الْعَتْمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا
“Sekiranya manusia tahu apa yang ada dalam kegelapan dan subuh maka mereka akan mendatanginya walau dalam keadaan tergopoh-gopoh” (Muttafaqun alaih)
بَشِّرِ الْمَشَّائِيْنَ فِي الظّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Berikanlah kabar gembira kepada para pejalan di kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat”. (Tirmidzi dan ibnu Majah)
d. Menyibukkan diri dengan doa, dzikir atau tilawah Al-Quran hingga waktu iqamat shalat
Rasulullah saw bersabda:
الدُّعَاءُ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ
“Doa antara adzan dan iqamat tidak akan ditolak” (Ahmad dan Tirmidzi dan Abu Daud)
e. Duduk di masjid bagi laki-laki /mushalla bagi wanita untuk berdzikir dan membaca dzikir waktu pagi
Dalam hadits nabi disebutkan:
كَانَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إَذَا صَلَّى الْفَجْرَ تَرَبَّعَ فِي مَجْلِسِهِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ الْحَسَنَاءُ
” Nabi saw jika selesai shalat fajar duduk di tempat duduknya hingga terbit matahari yang ke kuning-kuningan”. (Muslim)
Agenda prioritas
Membaca Al-Quran.
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya waktu fajar itu disaksikan (malaikat). (Al-Isra : 78) Dan memiliki komitmen sesuai kemampuannya untuk selalu:
- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali
- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali
- Bagi yang mampu menambah lebih banyak dari itu semua, maka akan menuai kebaikan berlimpah insya Allah.
3. Menunaikan shalat Dhuha walau hanya dua rakaat
Rasulullah saw bersabda:
يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى
“Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib dikeluarkan sedekahnya, setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah sedekah, menolong orang dengan membantunya menaiki kendaraan atau mengangkat kan barang ke atas kendaraannya adalah sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, tiap-tiap langkahmu untuk mengerjakan shalat adalah sedekah, dan membersihkan rintangan dari jalan adalah sedekah”. (Bukhari dan Muslim)
4. Berangkat kerja atau belajar dengan berharap karena Allah
Rasulullah saw bersabda:
مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمِلِ يَدِهِ، وَكَانَ دَاوُدُ لا يَأْكُلُ إِلا مِنْ عَمِلِ يَدِهِ
“Tidaklah seseorang memakan makanan, lebih baik dari yang didapat oleh tangannya sendiri, dan bahwa nabi Daud makan dari hasil tangannya sendiri”. (Bukhari)
Dalam hadits lainnya nabi juga bersabda:
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang berjalan dalam rangka mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga”. (Muslim)
d. Menyibukkan diri dengan dzikir sepanjang hari
Allah berfirman :
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ketahuilah dengan berdzikir kepada Allah maka hati akan menjadi tenang” (Ra’ad : 28)
Rasulullah saw bersabda:
أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللهَ أَنْ تَمُوْتَ ولسانُك رَطْبٌ من ذِكْرِ الله
“Sebaik-baik perbuatan kepada Allah adalah saat engkau mati sementara lidahmu basah dari berdzikir kepada Allah” (Thabrani dan Ibnu Hibban) .
5. Agenda saat shalat Zhuhur
a. Menjawab azan untuk shalat Zhuhur, lalu menunaikan shalat Zhuhur berjamaah di Masjid khususnya bagi laki-laki
b. Menunaikan sunnah rawatib sebelum Zhuhur 4 rakaat dan 2 rakaat setelah Zhuhur
Rasulullah saw bersabda:
مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang shalat 12 rakaat pada siang dan malam hari maka Allah akan membangunkan baginya dengannya rumah di surga”. (Muslim).
6. Agenda saat dan setelah shalat Ashar
a. Menjawab azan untuk shalat Ashar, kemudian dilanjutkan dengan menunaikan shalat Ashar secara berjamaah di masjid
b. Mendengarkan nasihat di masjid (jika ada)
Rasulullah saw bersabda:
مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ
“Barangsiapa yang pergi ke masjid tidak menginginkan yang lain kecuali belajar kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya ganjaran haji secara sempurna”. (Thabrani – hasan shahih)
c. Istirahat sejenak dengan niat yang karena Allah
Rasulullah saw bersabda:
وَإِنَّ لِبَدَنِكَ عَلَيْكَ حَقٌّ
“Sesungguhnya bagi setiap tubuh atasmu ada haknya”.
Agenda prioritas:
Membaca Al-Quran dan berkomitmen semampunya untuk:
- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali
- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali
- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan, maka akan menuai kebaikan yang berlimpah insya Allah.
7. Agenda sebelum Maghrib
a. Memperhatikan urusan rumah tangga – melakukan mudzakarah – Menghafal Al-Quran
b. Mendengarkan ceramah, nasihat, khutbah, untaian hikmah atau dakwah melalui media
c. Menyibukkan diri dengan doa
Rasulullah saw bersabda:
الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ
“Doa adalah ibadah”
8. Agenda setelah terbenam matahari
a. Menjawab azan untuk shalat Maghrib
b. Menunaikan shalat Maghrib secara berjamaah di masjid (khususnya bagi laki-laki)
c. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Maghrib – 2 rakaat
d. Membaca dzikir sore
e. Mempersiapkan diri untuk shalat Isya lalu melangkahkan kaki menuju masjid
Rasulullah saw bersabda:
مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً
“Barangsiapa yang bersuci/berwudhu kemudian berjalan menuju salah satu dari rumah-rumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban dari kewajiban Allah, maka langkah-langkahnya akan menggugurkan kesalahan dan yang lainnya mengangkat derajatnya”. (Muslim)
9. Agenda pada waktu shalat Isya
a. Menjawab azan untuk shalat Isya kemudian menunaikan shalat Isya secara jamaah di masjid
b. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Isya – 2 rakaat
c. Duduk bersama keluarga/melakukan silaturahim
d. Mendengarkan ceramah, nasihat dan untaian hikmah di Masjid
e. Dakwah melalui media atau lainnya
f. Melakukan mudzakarah
g. Menghafal Al-Quran
Agenda prioritas
Membaca Al-Quran dengan berkomitmen sesuai dengan kemampuannya untuk:
- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali
- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali
- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan bacaan maka telah menuai kebaikan berlimpah insya Allah.
Apa yang kita jelaskan di sini merupakan contoh, sehingga tidak harus sama persis dengan yang kami sampaikan, kondisional tergantung masing-masing individu. Semoga ikhtiar ini bisa memandu kita untuk optimalisasi ibadah insya Allah. Allahu a’lam
copas : http://pembinaanpribadi.blogspot.com
BAGAIMANA MEMPERLAKUKAN PEKERJAAN
Pekerjaan seringkali membuat kita stres dan bahkan frustasi. Padahal, harusnya, seberat apapun pekerjaan, tubuh dan pikiran Anda harus siap menjalankannya. Kesiapan ini dipengaruhi oleh banyak faktor, dari soal makanan yang Anda konsumi sampai bagaimana Anda mengelola stres.
Jika makanan yang Anda konsumsi kurang bergizi, Anda tidak berolahraga, serta tidak mengelola stres dengan benar, tentu Anda akan merasa tidak maksimal dalam bekerja. Akibatnya, karier pun bisa terganggu.
Intinya, mereka tidak merawat diri mereka supaya siap menghadapi tantangan pekerjaan. Bagaimana Anda bisa mencintai pekerjaan Anda jika Anda sendiri merasa tidak berada pada performa puncak? Bagaimana bisa Anda mewujudkan mimpi-mimpi Anda jika Anda tak punya energi untuk mewujudkannya?
Kuncinya adalah bagaimana Anda mampu mengubah sikap dan pandangan terhadap pekerjaan. Bagaimana caranya? Simak beberapa trik berikut:
1. Tak Perlu Marah
Marah itu biasa dan sangat manusiawi. Tetapi, ketika Anda marah, apapun alasan kemarahan itu, bisa dipastikan Anda menjadi tak punya energi positif untuk bekerja maksimal. Jadi, sebisa mungkin bebaskan diri dari amarah, baik kepada diri maupun lingkungan kerja. Beri maaf kepada diri Anda, beri maaf kepada lingkungan kerja, apalagi untuk hal-hal yang sepele.
Jika ini yang Anda lakukan, Anda pasti akan punya emosi positif yang juga bakal mendongkrak sikap positif Anda terhadap pekerjaan. Hasilnya, produktivitas dan semangat kerja pun bakal ikut terangkat.
2. Tak perlu menyalahkan
Sepertinya, kita memang terbiasa hidup di lingkungan yang suka menyalahkan pihak lain. Sering, kan, kita menyalahkan orang lain, tapi begitu kita yang harus bertanggung jawab, kita buru-buru mencari kambing hitam. Menyalahkan pihak lain memang mudah dan membuat kita merasa nyaman.
Kenapa? Karena pada dasarnya manusia tidak suka untuk mengakui kesalahan. Namun, sisi buruknya adalah, dengan menyalahkan orang lain, Anda tidak bisa ikut aktif memperbaiki keadaan, karena Andalah yang tahu permasalahan sebenarnya.
Menyalahkan hanya akan menurunkan level energi Anda. Jadi, kalaupun Anda merasa ada yang tidak beres di kantor, daripada marah-marah tak jelas juntrungannya, cobalah melihat dari sisi lain dan ambil pelajaran darinya. Dengan cara ini Anda akan bisa melewati fase ini dan mengembangkan potensi positif diri Anda.
3. Ubah Keyakinan
Keyakinan memang menjadi modal kuat karyawan. Keyakinan menjadi dasar untuk menentukan kemana karier akan Anda bawa. Namun, yang harus dicermati adalah tak selamanya keyakinan itu berakibat positif.
Contoh, Anda menginginkan karier Anda suatu ketika berada pada posisi A, sementara di dasar hati, Anda meyakini yang lain. Maka yang terjadi adalah konflik antara keduanya, yang justru bisa mengganggu karier. Jadi, dalam hal karier, yakin itu penting tapi tidak selalu pas. Yang lebih tepat adalah Anda fokus untuk bekerja maksimal.
4. Ubah Sikap
Karier ibarat sebuah perjalanan, selalu ada kurva naik-turun sepanjang jalan yang dilalui. Di dunia karier, naik turun karier pun menjadi hal jamak. Ketika banyak hal bagus terjadi sepanjang karier, Anda pasti akan merasa nyaman dan bersemangat kerja tinggi. Namun sebaliknya, begitu terjadi hal yang tak diinginkan, akan lebih sulit untuk mengelola energi Anda dalam bekerja. Jadi, pastikan bahwa situasi dan sikap Anda tidak memengaruhi kinerja Anda sehari-hari.
5. Buat Pilihan Yang Lebih Baik
Perjalanan karier selalu dipenuhi pilihan-pilihan. Sebagian di antaranya menjadi penambah semangat, sebagian sisanya justru menjadi penghalang karier. Tentu, tak ada orang yang sengaja membuat pilihan buruk. Kemampuan pribadi dan pengalamanlah yang akan menjadikan seseorang makin lama makin mampu membuat pilihan-pilihan yang baik.
Mereka makin lama bisa memilah, mana yang baik dan mana yang tidak bagus untuk karier. Jadi, jangan pernah berhenti belajar membuat pilihan yang lebih baik, karena ini akan menempatkan Anda sebagai karyawan yang mumpuni pada akhirnya.
6. Pindah Kerja
Pertanyaan akhirnya adalah, “Apakah pekerjaan dan situasi kantor membuat Anda betah atau sebaliknya, malah membuat Anda makin merasa tidak berkualitas?” Banyak orang memilih lebih lama bertahan di tempat kerjanya, padahal sebetulnya mereka tidak inginkan. Salah satu penyebabnya adalah karena mereka tak yakin masa depan mereka selepas pindah atau keluar dari pekerjaan.
Biasanya, yang mereka punyai adalah keyakinan bahwa mereka bisa melakukan sesuatu yang menghasilkan uang. Padahal, keyakinan saja tak cukup. Jadi, pindah kerja itu boleh dan baik-baik saja, asalkan alasannya tepat. Salah satu alasannya adalah Anda tidak bahagia di kantor yang sekarang, padahal Anda sudah mati-matian melakukan yang terbaik.
Jika makanan yang Anda konsumsi kurang bergizi, Anda tidak berolahraga, serta tidak mengelola stres dengan benar, tentu Anda akan merasa tidak maksimal dalam bekerja. Akibatnya, karier pun bisa terganggu.
Intinya, mereka tidak merawat diri mereka supaya siap menghadapi tantangan pekerjaan. Bagaimana Anda bisa mencintai pekerjaan Anda jika Anda sendiri merasa tidak berada pada performa puncak? Bagaimana bisa Anda mewujudkan mimpi-mimpi Anda jika Anda tak punya energi untuk mewujudkannya?
Kuncinya adalah bagaimana Anda mampu mengubah sikap dan pandangan terhadap pekerjaan. Bagaimana caranya? Simak beberapa trik berikut:
1. Tak Perlu Marah
Marah itu biasa dan sangat manusiawi. Tetapi, ketika Anda marah, apapun alasan kemarahan itu, bisa dipastikan Anda menjadi tak punya energi positif untuk bekerja maksimal. Jadi, sebisa mungkin bebaskan diri dari amarah, baik kepada diri maupun lingkungan kerja. Beri maaf kepada diri Anda, beri maaf kepada lingkungan kerja, apalagi untuk hal-hal yang sepele.
Jika ini yang Anda lakukan, Anda pasti akan punya emosi positif yang juga bakal mendongkrak sikap positif Anda terhadap pekerjaan. Hasilnya, produktivitas dan semangat kerja pun bakal ikut terangkat.
2. Tak perlu menyalahkan
Sepertinya, kita memang terbiasa hidup di lingkungan yang suka menyalahkan pihak lain. Sering, kan, kita menyalahkan orang lain, tapi begitu kita yang harus bertanggung jawab, kita buru-buru mencari kambing hitam. Menyalahkan pihak lain memang mudah dan membuat kita merasa nyaman.
Kenapa? Karena pada dasarnya manusia tidak suka untuk mengakui kesalahan. Namun, sisi buruknya adalah, dengan menyalahkan orang lain, Anda tidak bisa ikut aktif memperbaiki keadaan, karena Andalah yang tahu permasalahan sebenarnya.
Menyalahkan hanya akan menurunkan level energi Anda. Jadi, kalaupun Anda merasa ada yang tidak beres di kantor, daripada marah-marah tak jelas juntrungannya, cobalah melihat dari sisi lain dan ambil pelajaran darinya. Dengan cara ini Anda akan bisa melewati fase ini dan mengembangkan potensi positif diri Anda.
3. Ubah Keyakinan
Keyakinan memang menjadi modal kuat karyawan. Keyakinan menjadi dasar untuk menentukan kemana karier akan Anda bawa. Namun, yang harus dicermati adalah tak selamanya keyakinan itu berakibat positif.
Contoh, Anda menginginkan karier Anda suatu ketika berada pada posisi A, sementara di dasar hati, Anda meyakini yang lain. Maka yang terjadi adalah konflik antara keduanya, yang justru bisa mengganggu karier. Jadi, dalam hal karier, yakin itu penting tapi tidak selalu pas. Yang lebih tepat adalah Anda fokus untuk bekerja maksimal.
4. Ubah Sikap
Karier ibarat sebuah perjalanan, selalu ada kurva naik-turun sepanjang jalan yang dilalui. Di dunia karier, naik turun karier pun menjadi hal jamak. Ketika banyak hal bagus terjadi sepanjang karier, Anda pasti akan merasa nyaman dan bersemangat kerja tinggi. Namun sebaliknya, begitu terjadi hal yang tak diinginkan, akan lebih sulit untuk mengelola energi Anda dalam bekerja. Jadi, pastikan bahwa situasi dan sikap Anda tidak memengaruhi kinerja Anda sehari-hari.
5. Buat Pilihan Yang Lebih Baik
Perjalanan karier selalu dipenuhi pilihan-pilihan. Sebagian di antaranya menjadi penambah semangat, sebagian sisanya justru menjadi penghalang karier. Tentu, tak ada orang yang sengaja membuat pilihan buruk. Kemampuan pribadi dan pengalamanlah yang akan menjadikan seseorang makin lama makin mampu membuat pilihan-pilihan yang baik.
Mereka makin lama bisa memilah, mana yang baik dan mana yang tidak bagus untuk karier. Jadi, jangan pernah berhenti belajar membuat pilihan yang lebih baik, karena ini akan menempatkan Anda sebagai karyawan yang mumpuni pada akhirnya.
6. Pindah Kerja
Pertanyaan akhirnya adalah, “Apakah pekerjaan dan situasi kantor membuat Anda betah atau sebaliknya, malah membuat Anda makin merasa tidak berkualitas?” Banyak orang memilih lebih lama bertahan di tempat kerjanya, padahal sebetulnya mereka tidak inginkan. Salah satu penyebabnya adalah karena mereka tak yakin masa depan mereka selepas pindah atau keluar dari pekerjaan.
Biasanya, yang mereka punyai adalah keyakinan bahwa mereka bisa melakukan sesuatu yang menghasilkan uang. Padahal, keyakinan saja tak cukup. Jadi, pindah kerja itu boleh dan baik-baik saja, asalkan alasannya tepat. Salah satu alasannya adalah Anda tidak bahagia di kantor yang sekarang, padahal Anda sudah mati-matian melakukan yang terbaik.
Thursday, 23 June 2011
Cinta adalah suatu pilihan
Ketika bertemu seseorang yang membuat kita tertarik, Itu bukan pilihan, itu KESEMPATAN..
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya. Itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN..
Ketika kita memilih bersama seseorang walau apapun yang terjadi, justru di saat kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasangan kita, dan tetap memilih untuk mencintainya. Itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN...
Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang sebagai KESEMPATAN dalam hidup kita..
Tetapi cinta yang dewasa, mencintai dengan komitmen di hadapan Tuhan dan manusia adalah PILIHAN...
Mungkin KESEMPATAN mempertemukan pasangan jiwa kita dengan dia
Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah PILIHAN yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan dan manusia.
Kita berada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang Sempurna untuk dicintai.. Tetapi untuk BELAJAR mencintai orang yang Belum Sempurna. Dengan cara yang Sempurna...Mari kita menjadi penutup ketidaksempurnaannya...dia menjadi penutup ketiksempurnaan kita...kita manusia tidak tercipta SEMPURNA.
Karena pasangan kita adalah belahan jiwa kita.. Agar jiwa kita pun menjadi SEMPURNA di hadapan Tuhan...
Takdir yang mempertemukan. Kita berusaha untuk menjadikannya indah atas izin Allah SWT.
Rancangan yang indah telah disiapkan oleh-Nya ..
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya. Itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN..
Ketika kita memilih bersama seseorang walau apapun yang terjadi, justru di saat kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasangan kita, dan tetap memilih untuk mencintainya. Itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN...
Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang sebagai KESEMPATAN dalam hidup kita..
Tetapi cinta yang dewasa, mencintai dengan komitmen di hadapan Tuhan dan manusia adalah PILIHAN...
Mungkin KESEMPATAN mempertemukan pasangan jiwa kita dengan dia
Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah PILIHAN yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan dan manusia.
Kita berada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang Sempurna untuk dicintai.. Tetapi untuk BELAJAR mencintai orang yang Belum Sempurna. Dengan cara yang Sempurna...Mari kita menjadi penutup ketidaksempurnaannya...dia menjadi penutup ketiksempurnaan kita...kita manusia tidak tercipta SEMPURNA.
Karena pasangan kita adalah belahan jiwa kita.. Agar jiwa kita pun menjadi SEMPURNA di hadapan Tuhan...
Takdir yang mempertemukan. Kita berusaha untuk menjadikannya indah atas izin Allah SWT.
Rancangan yang indah telah disiapkan oleh-Nya ..
Friday, 10 June 2011
Apa itu cinta
Ketika sesuatu tdk sesuai dg keinginan,harus ada usaha tuk mhadirkan KETULUSAN .... berharaplah hanya kepada Allah
Ketika sesuatu tdk sesuai dg keinginan,harus ada usaha tuk mhadirkan KEIKHLASAN....terimalah takdir Allah...terimalah sesuatu itu ada adanya
Ketika sesuatu tdk sesuai dg keinginan,harus ada usaha tuk mhadirkan KESABARAN...memberi ruang ntuk Berubah
Ketika sesuatu tdk sesuai dg keinginan,harus ada usaha tuk mhadirkan RASA SYUKUR....merasa cukup dengan nikmat Allah yang telah diterima
Ketika sesuatu tdk sesuai dg keinginan,harus ada usaha tuk mhadirkan KESADARAN BAHWA KITA PUN TAK SEMPURNA....berusaha ntuk melupakan kekurangan, kita juga bukan tanpa kekurangan.
Ketika sesuatu tdk sesuai dg keinginan,harus ada usaha tuk mhadirkan KESADARAN BAHWA MANUSIA BERSIFAT DINAMIS....berilah kesempatan tuk memperbaiki diri
Bila ada ITU SEMUA ADA akan ada ruang untuk CINTA....
CINTA tak bisa dihadirkan begitu saja ketika ia dibutuhkan...
CINTA adalah suatu proses yang memakan waktu...
CINTA juga tak mudah pergi dengan begitu cepat......
CINTA adalah anugrah dari sang pencipta yg terletak di hati...
Dan Allah adalah pemilik hati...
Allah adalah pembolak-balik hati...
Oleh karena itu lakukanlah sesuai dengan aturanNya
CINTA itu akan indah
Lakukanlah karenaNya
CINTA itu akan menenangkan
Ketika sesuatu tdk sesuai dg keinginan,harus ada usaha tuk mhadirkan KEIKHLASAN....terimalah takdir Allah...terimalah sesuatu itu ada adanya
Ketika sesuatu tdk sesuai dg keinginan,harus ada usaha tuk mhadirkan KESABARAN...memberi ruang ntuk Berubah
Ketika sesuatu tdk sesuai dg keinginan,harus ada usaha tuk mhadirkan RASA SYUKUR....merasa cukup dengan nikmat Allah yang telah diterima
Ketika sesuatu tdk sesuai dg keinginan,harus ada usaha tuk mhadirkan KESADARAN BAHWA KITA PUN TAK SEMPURNA....berusaha ntuk melupakan kekurangan, kita juga bukan tanpa kekurangan.
Ketika sesuatu tdk sesuai dg keinginan,harus ada usaha tuk mhadirkan KESADARAN BAHWA MANUSIA BERSIFAT DINAMIS....berilah kesempatan tuk memperbaiki diri
Bila ada ITU SEMUA ADA akan ada ruang untuk CINTA....
CINTA tak bisa dihadirkan begitu saja ketika ia dibutuhkan...
CINTA adalah suatu proses yang memakan waktu...
CINTA juga tak mudah pergi dengan begitu cepat......
CINTA adalah anugrah dari sang pencipta yg terletak di hati...
Dan Allah adalah pemilik hati...
Allah adalah pembolak-balik hati...
Oleh karena itu lakukanlah sesuai dengan aturanNya
CINTA itu akan indah
Lakukanlah karenaNya
CINTA itu akan menenangkan
Tuesday, 31 May 2011
JANGAN PERNAH BERHENTI DI TENGAH BADAI
Ini kisah perlu untuk direnungkan...saat kesulitan sedang menerpa jangan pernah putus asa....hidup ini adalah ujian.
Pada suatu hari, seperti biasanya kami bekendaraan menuju ke suatu tempat. Dan aku yg mengemudi.
Setelah bbrpa puluh kilometer, tiba² awan hitam datang bersama angin kencang.
Langit menjadi gelap. Kulihat beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.
"Bagaimana Ayah? Kita berhenti?", aku bertanya.
"Teruslah mengemudi!", kata Ayah.
Aku tetap menjalankan mobilku.
Langit makin gelap, angin bertiup makin kencang. Hujanpun turun.
Beberapa pohon bertumbangan, bahkan ada yg diterbangkan angin. Suasana sangat menakutkan.
Kulihat kendaraan² besar juga mulai menepi & berhenti.
"Ayah...?"
"Teruslah mengemudi!" kata Ayah sambil terus melihat ke depan.
Aku tetap mengemudi dng bersusah payah.
Hujan lebat menghalangi pandanganku sampai hanya berjarak beberapa meter saja.
Anginpun mengguncang²kan mobil kecilku.
Aku mulai takut.
Tapi aku tetap mengemudi walaupun sangat perlahan.
Setelah melewati bbrpa kilometer ke depan, kurasakan hujan mulai mereda & angin mulai berkurang.
Setelah beberapa killometer lagi, sampailah kami pada daerah yang kering & kami melihat matahari bersinar muncul dari balik awan.
"Silakan kalau mau berhenti dan keluarlah", kata Ayah tiba².
"Kenapa sekarang?", tanyaku heran.
"Agar engkau bisa melihat dirimu seandainya engkau berhenti di tengah badai".
Aku berhenti & keluar. Kulihat jauh di belakang sana badai masih berlangsung.
Aku membayangkan mereka yg terjebak di sana dan berdoa, smg mereka selamat.
Dan aku mengerti bahwa jng pernah berhenti di tengah badai karena akan terjebak dlm ketidakpastian & ketakutan kapan badai akan berakhir serta apa yg akan terjadi selanjutnya.
Jika kita sdg menghadapi "badai" kehidupan, teruslah berjalan, jgn berhenti, jgn putus asa karena kita akan tenggelam dlm keadaan yg terus kacau, menakutkan & penuh ketidak-pastian.
Lakukan saja apa yg dpt kita lakukan, & yakinkan diri bahwa badai pasti berlalu.
Jadikanlah kebiasaan yg positif untuk tdk menyerah hari ini. Tak ada kata untuk berhenti...maju terus..tak ada kata putus asa dalam hidup yang singkat ini.
Dibawah ini kalam Allah yang berkaitan dengan putus asa..
Sesungguhnya, tiada berputus asa dari rahmat Allah kecuali orang-orang kafir.
(QS. Yusuf:87)
Sehingga apabila para Rasul tidak mempunyai harapan lagi (tentang keimanan mereka) dan meyakini bahwa mereka telah didustakan, datanglah kepada Rasul itu pertolongan Kami, lalu diselamatkan orang-orang yang Kami kehendaki.
(QS. Yusuf:110)
Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.
(QS. Al-Anbiya:88)
Dan kamu menyangka kepada Allah dengan bermacam-macam prasangka. Di situlah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan hatinya dengan goncangan yang sangat. (QS. Al-Ahzab:10-11)
Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf
dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah.
Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan
kaum yang kafir. (QS. Yusuf : 87)
Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan
dengan Dia, mereka putus asa dari rahmat-Ku, dan mereka itu
mendapat azab yang pedih. (TQS. al-Ankabut [29]: 23)
“Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas
terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari
rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa
semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang. (TQS. az-Zumar [39]: 53)
Pada suatu hari, seperti biasanya kami bekendaraan menuju ke suatu tempat. Dan aku yg mengemudi.
Setelah bbrpa puluh kilometer, tiba² awan hitam datang bersama angin kencang.
Langit menjadi gelap. Kulihat beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.
"Bagaimana Ayah? Kita berhenti?", aku bertanya.
"Teruslah mengemudi!", kata Ayah.
Aku tetap menjalankan mobilku.
Langit makin gelap, angin bertiup makin kencang. Hujanpun turun.
Beberapa pohon bertumbangan, bahkan ada yg diterbangkan angin. Suasana sangat menakutkan.
Kulihat kendaraan² besar juga mulai menepi & berhenti.
"Ayah...?"
"Teruslah mengemudi!" kata Ayah sambil terus melihat ke depan.
Aku tetap mengemudi dng bersusah payah.
Hujan lebat menghalangi pandanganku sampai hanya berjarak beberapa meter saja.
Anginpun mengguncang²kan mobil kecilku.
Aku mulai takut.
Tapi aku tetap mengemudi walaupun sangat perlahan.
Setelah melewati bbrpa kilometer ke depan, kurasakan hujan mulai mereda & angin mulai berkurang.
Setelah beberapa killometer lagi, sampailah kami pada daerah yang kering & kami melihat matahari bersinar muncul dari balik awan.
"Silakan kalau mau berhenti dan keluarlah", kata Ayah tiba².
"Kenapa sekarang?", tanyaku heran.
"Agar engkau bisa melihat dirimu seandainya engkau berhenti di tengah badai".
Aku berhenti & keluar. Kulihat jauh di belakang sana badai masih berlangsung.
Aku membayangkan mereka yg terjebak di sana dan berdoa, smg mereka selamat.
Dan aku mengerti bahwa jng pernah berhenti di tengah badai karena akan terjebak dlm ketidakpastian & ketakutan kapan badai akan berakhir serta apa yg akan terjadi selanjutnya.
Jika kita sdg menghadapi "badai" kehidupan, teruslah berjalan, jgn berhenti, jgn putus asa karena kita akan tenggelam dlm keadaan yg terus kacau, menakutkan & penuh ketidak-pastian.
Lakukan saja apa yg dpt kita lakukan, & yakinkan diri bahwa badai pasti berlalu.
Jadikanlah kebiasaan yg positif untuk tdk menyerah hari ini. Tak ada kata untuk berhenti...maju terus..tak ada kata putus asa dalam hidup yang singkat ini.
Dibawah ini kalam Allah yang berkaitan dengan putus asa..
Sesungguhnya, tiada berputus asa dari rahmat Allah kecuali orang-orang kafir.
(QS. Yusuf:87)
Sehingga apabila para Rasul tidak mempunyai harapan lagi (tentang keimanan mereka) dan meyakini bahwa mereka telah didustakan, datanglah kepada Rasul itu pertolongan Kami, lalu diselamatkan orang-orang yang Kami kehendaki.
(QS. Yusuf:110)
Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.
(QS. Al-Anbiya:88)
Dan kamu menyangka kepada Allah dengan bermacam-macam prasangka. Di situlah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan hatinya dengan goncangan yang sangat. (QS. Al-Ahzab:10-11)
Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf
dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah.
Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan
kaum yang kafir. (QS. Yusuf : 87)
Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan
dengan Dia, mereka putus asa dari rahmat-Ku, dan mereka itu
mendapat azab yang pedih. (TQS. al-Ankabut [29]: 23)
“Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas
terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari
rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa
semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang. (TQS. az-Zumar [39]: 53)
Subscribe to:
Posts (Atom)
